Selasa, 01 Desember 2015

Tugas 10 Ilmu Sosial Dasar

Pranata sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas-aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.
Berdasarkan pengertian tersebut dapat dipahami bahwa dalam sebuah pranata sosial terdapat dua hal yang utama, yakni aktivitas untuk memenuhi kebutuhan dan norma yang mengatur aktivitas tersebut. Di dalam pranata sosial terdapat seperangkat aturan yang berpedoman pada kebudayaan. Oleh karena itu pranata sosial bersifat abstrak karena merupakan seperangkat aturan. Adapun wujud dari pranata sosial adalah berupa lembaga (institute). Pranata dan lembaga memiliki makna yang berbeda. Pranata merupakan sistem norma atau aturan-aturan mengenai suatu aktivitas masyarakat yang khusus, sedangkan lembaga atau institute adalah badan atau organisasi yang melaksanakan aktivitas
itu. Misalnya secara naluriah setiap manusia memiliki kebutuhan penyaluran hasrat seksual. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut orang harus berkeluarga yang diawali dengan mencari pasangan
yang cocok kemudian menikah secara sah. Dalam hal ini untuk membentuk keluarga ada lembaga yang mengurusinya, yakni lembaga perkawinan.

Menurut Koentjaraningrat, pranata sosial memiliki delapan
macam tujuan, yaitu:
a. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan sosial dan
kekerabatan, yaitu yang disebut kinship atau domestic institutions.
Contohnya perkawinan, pinangan, tolong-menolong
antarkerabat, pengasuhan anak, sopan santun antarkerabat,
sistem istilah kekerabatan, poligami, perceraian, dan sebagainya.
b. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk
mata pencaharian hidup, memproduksi, menimbun, dan
mendistribusikan harta benda atau economic institutions.
Contohnya pertanian, perikanan, koperasi, dan macam-macam
perdagangan.
c. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan pengetahuan dan
pendidikan manusia atau educational institutions. Contohnya
pendidikan masyarakat, TK, SD, SMP, SMA, perguruan tinggi,
tempat-tempat kursus, dan tempat-tempat pelatihan lainnya.
d. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah
manusia atau scientific institutions. Contohnya berbagai
macam metode ilmiah dan pendidikan ilmiah lainnya.
e. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk
menyatakan rasa keindahan dan rekreasi atau aesthetic and
recreational institutions. Contoh: seni suara, seni rupa, seni
gerak, seni lukis, dan seni sastra.
f. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk
berhubungan dengan Tuhan atau religius institutions.
Contohnya doa.
g. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk
mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara atau political
institutions. Contohnya pemerintahan, demokrasi,
kehakiman, kepolisian, dan sebagainya.
h. Pranata-pranata yang mengurus kebutuhan jasmani manusia
atau somatic institutions. Contohnya pemeliharaan kecantikan,
kesehatan, dan kedokteran.

Sumber : http://handikap60.blogspot.co.id/2013/03/fungsi-dan-pengertian-pranata-sosial.html